Pascasarjana UINSI Samarinda
Pascasarjana UINSI

Rektor UINSI Samarinda Sambut Tim Asesor Visitasi Pembukaan Program Studi Doktor Studi Islam Pascasarjana.

Samarinda –  Kamis, 23 Oktober 2025 — Rektor Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda, Prof. Dr. Zurqoni, M.Ag., menyambut kedatangan tim asesor dalam rangka Visitasi Pembukaan Program Studi Doktor (S3) Studi Islam Pascasarjana UINSI Samarinda. Kegiatan visitasi ini berlangsung dengan penuh kehangatan dan semangat penguatan mutu akademik di lingkungan Pascasarjana.

Tim asesor yang hadir terdiri atas Prof. Imam Fuadi, M.Ag. dari Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung dan Prof. Dr. H. Ahmad Sarbini, M.Ag. dari Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung. Kehadiran kedua profesor ini menjadi bagian penting dalam proses verifikasi dan penilaian kelayakan akademik untuk pembukaan program studi doktoral baru di UINSI Samarinda.

Dalam sambutannya, Rektor Prof. Dr. Zurqoni, M.Ag. mengawali dengan kutipan ayat Al-Qur’an “Ud’uni astajib lakum” — Berdoalah kepada-Ku, niscaya Aku kabulkan untukmu — yang dimaknai sebagai dorongan spiritual agar setiap ikhtiar pengembangan kelembagaan di UINSI mendapat kemudahan dan keberkahan dari Allah SWT.

Rektor menuturkan bahwa perjalanan UINSI Samarinda hingga saat ini merupakan hasil kerja keras dan doa panjang dari seluruh civitas akademika. Transformasi kelembagaan dimulai dari STAIN Samarinda, kemudian menjadi IAIN, dan kini berkembang sebagai UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda.

“Saat ini UINSI telah memiliki 29 program studi, dan kami sedang mengajukan 7 program studi baru. Dua di antaranya adalah program doktor, yakni Manajemen Pendidikan Islam (MPI) dan Studi Islam. Ini menjadi langkah strategis dalam memperluas kontribusi UINSI bagi pengembangan ilmu keislaman di tingkat nasional,” ujar Rektor.

Lebih lanjut, Prof. Zurqoni menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kapasitas kelembagaan dan mutu akademik agar UINSI Samarinda semakin dipercaya dan menjadi pilihan utama masyarakat Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.

“Kami bertekad mengembangkan program studi yang unggul dan relevan dengan kebutuhan masyarakat, agar UINSI Samarinda menjadi universitas Islam yang maju, bermutu, dan berdaya saing,” tambahnya.

Rektor juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran kedua asesor di Samarinda yang disambut dengan turunnya hujan di pagi hari. “Kami bersyukur atas kehadiran Prof. Imam Fuadi dan Prof. Ahmad Sarbini di kampus kami. Hujan yang menyambut kedatangan beliau semoga menjadi pertanda keberkahan bagi keluarga besar UINSI Samarinda,” ungkapnya penuh syukur.

 

Sementara itu, Prof. Imam Fuadi, M.Ag. dalam sambutannya memberikan apresiasi atas semangat dan kemajuan yang ditunjukkan oleh UINSI Samarinda dalam mengembangkan Pascasarjana. “Literasi kelembagaan dan semangat akademik di UINSI Samarinda luar biasa. Ini menunjukkan kesungguhan untuk membangun perguruan tinggi Islam yang berdaya saing dan berkontribusi nyata bagi masyarakat,” tuturnya.

 

Kegiatan visitasi diakhiri dengan sesi diskusi dan peninjauan dokumen akademik serta fasilitas pendukung program doktor. Diharapkan hasil visitasi ini menjadi langkah penting bagi Pascasarjana UINSI Samarinda untuk memperoleh izin operasional Program Doktor Studi Islam, sekaligus memperkuat posisi UINSI sebagai pusat pengembangan ilmu keislaman yang unggul di kawasan Kalimantan.

Humas Pascasarjana (I.m)