Prodi Ekonomi Syariah Gelar Webinar Nasional dengan Tema “Ekonomi Syariah Dan Tren Finansial Di Era Digitalisasi”
SAMARINDA, PASCA NEWS,- Perkembangan ekonomi digital menghadirkan beragam transaksi dan produk jasa keuangan baru yang kian beragam. Beberapa contoh di antaranya seperti jual beli online, dompet digital, cashback, dan lain sebagainya. Beragam transaksi ini perlu direspon oleh ekonomi syariah. Dengan melihat sudut pandang ekonomi syariah, kita akan dapat menilai bagaimana perannya dalam perkembangan ekonomi digital.

Sektor makanan dan fashion bernuansa Islami kian diminati. Hal ini dibuktikan dari pertumbuhan pangsa pasar sektor halal value chain (HVC) yang meningkat dari tahun ke tahun menurut catatan Bank Indonesia (BI). sektor HVC memberi kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi domestik yang tercatat pada tahun 2020 lalu mencapai 24,86%.
Adanya respon dan demand pasar yang meningkat akan produk halal lifestyle tersebut, juga mendorong pelaku usaha e-commerce khususnya di bidang transportasi untuk ikut mengambil porsi pasar yang masih terbuka luas seiring proses akseptasi gaya hidup halal yang masih berlanjut.
Demikian halnya yang dialami sektor keuangan berbasis Syariah, pangsa pasar perbankan Syariah juga kian berkembang dari tahun ke tahun. Menurut data yang dikeluarkan Otoritas Jasa Keungan (OJK) di bulan Januari 2021, menunjukkan bahwa aset Keuangan Syariah telah bertumbuh 14,2%. Konsep keuangan non-riba kian diminati memberikan rasa nyaman dan keunggulan tersendiri bagi pengguna/nasabah tanpa memandang agama.
Prodi Ekonomi Syariah Program Pascasarjana mengharapkan seluruh mahasiswa dan akademisi mengikuti forum diskusi dengan para key stakeholder untuk bersama-sama berbagi pengalaman dan membangun lebih jauh potensi ekonomi dan keuangan Syariah di tanah air serta mampu menopang perekonomian nasional melalui forum diskusi dengan tema “Ekonomi Syariah dan Trend Finansial Era Digitalisasi”.
Diskusi dilaksanakan secara virtual melalui webinar dan dihadiri akademisi, praktisi dan seluruh sivitas akademika berbagai kampus. Acara ini diselenggarakan oleh mahasiswa Prodi Magister Ekonomi Syariah sebagai bentuk tanggungjawab pengabdian dan keilmuan. Hal ini sejalan dengan otonomi keilmuan bahwa mahasiswa bebas berkreasi dalam pembelajaran.
