Pascasarjana UINSI Samarinda
Pascasarjana UINSI

“Jangan Pernah Berhenti Berbuat Baik”, Pesan Akademik dalam Upacara Senin Pascasarjana UINSI Samarinda

Pascasarjana UINSI Samarinda — Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda kembali melaksanakan upacara Senin sebagai bagian dari penguatan kedisiplinan, tanggung jawab, serta internalisasi nilai-nilai akademik dan keislaman di lingkungan perguruan tinggi. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin, 28 September 2026, dan dipimpin langsung oleh Dr. H. Bahrani, M.Pd.

Dalam amanatnya, Dr. H. Bahrani, M.Pd. menyampaikan refleksi mengenai pentingnya menjaga semangat untuk terus berbuat baik, khususnya dalam menjalankan tugas sebagai pendidik di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI).

Menurutnya, menjadi seorang dosen tidak semata-mata menjalankan kewajiban akademik berupa pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat. Lebih dari itu, profesi dosen merupakan amanah keilmuan sekaligus tanggung jawab moral untuk membimbing generasi agar memiliki kecerdasan intelektual yang berjalan seiring dengan akhlak, integritas, dan kepedulian sosial.

“Jangan pernah berhenti berbuat baik” menjadi pesan utama yang relevan bagi seluruh sivitas akademika. Setiap proses pendidikan, bimbingan kepada mahasiswa, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat pada hakikatnya dapat menjadi bagian dari amal kebaikan apabila dilaksanakan dengan keikhlasan dan orientasi kemanfaatan.

Pesan tersebut selaras dengan nilai yang terkandung dalam QS. Al-Maidah ayat 2, tentang pentingnya saling membantu dalam kebajikan dan ketakwaan. Dalam konteks perguruan tinggi Islam, semangat tersebut dapat diwujudkan melalui aktivitas akademik yang mendorong mahasiswa untuk berpikir kritis, mengembangkan keilmuan, membangun karakter, serta menghadirkan manfaat bagi masyarakat.

Selain itu, amanat upacara juga mengingatkan bahwa perjalanan seorang pendidik tidak selalu diwarnai hasil yang dapat dilihat secara langsung. Proses membimbing mahasiswa, melaksanakan penelitian, dan mengabdikan ilmu kepada masyarakat terkadang menghadapi berbagai tantangan. Namun, kondisi tersebut tidak seharusnya menjadi alasan untuk berhenti menebarkan manfaat.

Sebagaimana pesan dalam materi refleksi, ilmu yang bermanfaat dapat menjadi amal yang terus mengalir. Setiap pengetahuan yang ditanamkan kepada mahasiswa dan setiap kebaikan yang lahir dari proses pendidikan berpotensi menjadi bagian dari amal jariyah seorang pendidik.

Dalam konteks tersebut, sivitas akademika Pascasarjana UINSI Samarinda diajak untuk terus menjaga semangat pengabdian, meningkatkan kualitas akademik, serta menjadikan nilai-nilai keislaman sebagai landasan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab.

Menutup amanatnya, pesan “Jangan pernah berhenti berbuat baik” menjadi pengingat bahwa seorang pendidik tidak hanya berperan dalam menghasilkan lulusan, tetapi juga memiliki kontribusi dalam membentuk masa depan umat. Ilmu yang diajarkan dengan keikhlasan diharapkan menjadi cahaya dan memberikan manfaat yang melampaui ruang dan waktu.

Upacara Senin ini diharapkan tidak sekadar menjadi agenda rutin kelembagaan, tetapi juga menjadi ruang refleksi bagi seluruh sivitas akademika Pascasarjana UINSI Samarinda untuk memperkuat integritas, kedisiplinan, profesionalitas, dan komitmen dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang berorientasi pada ilmu, akhlak, dan kemaslahatan.

Humas Pascasarjana (I.m)