Yudisium XXXV Pascasarjana UINSI Samarinda: 141 Magister Baru Siap Mengabdi untuk Masyarakat
PASCASARJANA UINSI – SAMARINDA – Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda sukses melaksanakan Yudisium XXXV Program Magister Tahun 2026 di Aula Kampus I UINSI Samarinda, Jalan KH. Abul Hasan, Rabu (26/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kebahagiaan tersebut menjadi momentum penting bagi 141 mahasiswa Program Magister yang secara resmi menyelesaikan tahapan akademiknya dan berhak menyandang gelar magister sesuai bidang keilmuan masing-masing.
Direktur Pascasarjana UINSI Samarinda, Prof. Dr. H. Mukhamad Ilyasin, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas terselenggaranya Yudisium XXXV yang tidak hanya mencatat jumlah lulusan yang besar, tetapi juga menunjukkan peningkatan kualitas akademik para lulusan.
“Hari ini merupakan kebahagiaan yang luar biasa bagi kita semua. Pascasarjana UINSI Samarinda berhasil melaksanakan Yudisium XXXV dengan jumlah peserta sebanyak 141 orang. Ini merupakan capaian yang patut kita syukuri, bukan hanya dari sisi kuantitas, tetapi juga dari sisi kualitas,” ungkapnya.
Menurut Prof. Ilyasin, keberhasilan para peserta yudisium merupakan buah dari proses panjang yang dilalui dengan kesabaran, ketekunan, perjuangan, dan komitmen dalam menempuh pendidikan tinggi.
Yudisium sebagai Awal Tanggung Jawab Baru. Direktur Pascasarjana menegaskan bahwa yudisium tidak semata-mata menjadi momentum pengumuman kelulusan atau berakhirnya proses perkuliahan. Lebih dari itu, yudisium merupakan titik transisi bagi para lulusan untuk memasuki fase pengabdian yang lebih luas di tengah masyarakat.
“Yudisium bukan sekadar pengumuman kelulusan. Ini adalah titik transisi bagi saudara untuk memasuki kehidupan baru dengan tanggung jawab sosial dan moral yang semakin besar,” tegasnya.
Ia berharap ilmu pengetahuan yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan di Pascasarjana UINSI Samarinda dapat diwujudkan dalam bentuk kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
Para lulusan juga diingatkan untuk terus menjaga tradisi akademik, khususnya budaya membaca, berpikir kritis, serta mengembangkan keilmuan secara berkelanjutan.
“Jadilah akademisi yang memiliki moral dan akhlak. Jadikan membaca dan berpikir kritis sebagai bagian dari kehidupan. Ilmu yang diperoleh harus memberikan manfaat bagi orang lain,” pesannya.
Menjaga Nama Baik Almamater. Dalam kesempatan tersebut, Prof. Ilyasin juga mengajak seluruh lulusan untuk senantiasa menjaga nama baik almamater. Menurutnya, mempertahankan dan mengembangkan reputasi institusi merupakan tanggung jawab bersama seluruh sivitas akademika, termasuk para alumni.
Ia menekankan bahwa pencapaian UINSI Samarinda hingga saat ini merupakan hasil perjuangan panjang para pendahulu dan seluruh elemen kampus. Oleh karena itu, para lulusan diharapkan mampu melanjutkan perjuangan tersebut melalui prestasi, akhlak, dan kontribusi positif di tengah masyarakat.
“Menjaga dan mengembangkan sesuatu yang telah dirintis tentu bukan pekerjaan yang ringan. Karena itu, mari kita menghargai perjuangan para pendahulu dengan terus memberikan kontribusi terbaik untuk UINSI Samarinda,” ujarnya.
Direktur juga mendorong para alumni untuk menjadi duta positif kampus di tengah masyarakat. Menurutnya, pengalaman, prestasi, serta testimoni alumni merupakan bagian penting dalam memperkenalkan kualitas Pascasarjana UINSI Samarinda kepada masyarakat luas. Peluang Karier dan Pengembangan Studi. Prof. Ilyasin turut menyampaikan adanya peluang pengembangan karier bagi para lulusan.
Salah satunya melalui kerja sama UINSI Samarinda dengan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kalimantan Utara yang direncanakan membuka peluang bagi lulusan Program Studi Pendidikan Agama Islam, Hukum Keluarga, Ekonomi Syariah, dan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir untuk berkiprah sebagai tenaga akademik di wilayah Kalimantan Utara.
Selain itu, ia memberikan apresiasi kepada para lulusan yang memiliki semangat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang doktoral. “Khusus bagi sahabat-sahabat yang ingin langsung melanjutkan studi S3, saya memberikan apresiasi yang luar biasa.
Ini merupakan peluang besar untuk terus meningkatkan kapasitas akademik dan memberikan kontribusi yang lebih luas,” ungkapnya.
Ia juga mengajak seluruh alumni dan sivitas akademika untuk memberikan dukungan terhadap pengembangan program-program doktoral di Pascasarjana UINSI Samarinda.
Pesan Haru di Akhir Pengabdian. Dalam suasana penuh kehangatan, Prof. Ilyasin menyampaikan refleksi pribadi tentang perjalanan dan pengabdiannya di lingkungan UINSI Samarinda. Ia mengaku bersyukur dapat menjadi bagian dari proses pertumbuhan dan perkembangan institusi hingga saat ini.
Atas nama pimpinan dan keluarga besar Pascasarjana UINSI Samarinda, ia menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yudisium serta memohon maaf atas segala kekurangan selama proses pendidikan. “Atas nama pimpinan dan seluruh keluarga besar Pascasarjana UINSI Samarinda, saya mengucapkan selamat kepada seluruh lulusan.
Semoga ilmu yang diperoleh menjadi ilmu yang berkah dan bermanfaat. Kami juga memohon maaf atas segala kekurangan selama saudara menempuh pendidikan di kampus ini. Mari kita saling mendoakan dan terus berjuang di jalan masing-masing,” Dalam sambutannya, Prof. Ilyasin juga menyampaikan pantun sebagai doa dan motivasi bagi para lulusan:
Pergi ke pasar membeli kurma, Kurma dibawa ke Samarinda. Ilmu diraih dengan penuh usaha, Semoga berkah sepanjang masa.
Humas Pascasarjana (I.m)





