Pascasarjana UINSI Samarinda
Akademik

Agus Sukamto, M.Pd.,Wakili Lulusan: Ilmu dan Adab Menjadi Bekal Pengabdian Alumni Pascasarjana UINSI

Sementara itu, perwakilan lulusan Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Agus Sukamto, M.Pd., menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perjalanan akademik yang telah dilalui bersama di Pascasarjana UINSI Samarinda.

Ia mengungkapkan bahwa para lulusan berasal dari berbagai daerah, di antaranya Samarinda, Tenggarong, Penajam, dan Sangatta. Perbedaan latar belakang dan profesi tidak menjadi penghalang untuk bersama-sama menyelesaikan pendidikan magister.

Dalam sambutannya, Agus juga menyampaikan pengalaman dan perjuangan selama menjalani studi. Sebagian mahasiswa harus membagi waktu antara pekerjaan, keluarga, dan tanggung jawab akademik.

Bagi sebagian lulusan yang berprofesi sebagai aparatur sipil negara, pendidikan magister menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas dan profesionalitas dalam menjalankan tugas pengabdian kepada negara dan masyarakat.

Dengan gaya santai yang mengundang senyum peserta, ia juga menggambarkan berbagai motivasi mahasiswa dalam menyelesaikan studi, mulai dari pengembangan karier hingga cita-cita pribadi dan keluarga.

Ia secara khusus menyampaikan apresiasi kepada para dosen dan tenaga pengajar yang telah memberikan dedikasi dalam membimbing mahasiswa, mulai dari proses perkuliahan, seminar proposal, seminar hasil, hingga ujian tesis.

“Kadang kami datang sebagai mahasiswa dengan berbagai kesibukan dan latar belakang pekerjaan. Namun ketika berhadapan dengan para profesor dan dosen pembimbing, kami kembali menjadi murid yang harus terus belajar,” ungkapnya.

Agus juga menekankan pentingnya adab dalam proses menuntut ilmu.“Ilmu tentu sangat penting, tetapi adab juga menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari perjalanan seorang mahasiswa.

Kami berterima kasih kepada para dosen yang tidak hanya memberikan ilmu, tetapi juga memberikan keteladanan,” ujarnya.

Ia turut mengenang berbagai momen selama menjalani perkuliahan, mulai dari diskusi akademik, perjuangan menyelesaikan tugas dan tesis, hingga komitmen bersama keluarga untuk menyelesaikan pendidikan.

“Atas nama seluruh lulusan, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pimpinan, para dosen, tenaga kependidikan, dan seluruh keluarga besar UINSI Samarinda. Sebagai mahasiswa, tentu banyak kesalahan dan kekhilafan selama kami berada di kampus ini. Untuk itu, kami memohon maaf yang sebesar-besarnya,” tuturnya.

Menutup sambutannya, Agus berharap ilmu yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan magister dapat memberikan manfaat dan diaplikasikan secara nyata di tempat pengabdian masing-masing.

Mengabdi dengan Ilmu, Berkarya dengan Akhlak. Yudisium XXXV Pascasarjana UINSI Samarinda menjadi penanda berakhirnya satu fase perjalanan akademik sekaligus awal dari perjalanan baru bagi 141 lulusan magister.

Dengan bekal keilmuan, pengalaman akademik, dan nilai-nilai keislaman yang diperoleh selama menempuh pendidikan, para lulusan diharapkan mampu menjadi akademisi, profesional, dan pemimpin yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas, moral, dan kepedulian sosial.

Kegiatan tersebut ditutup dengan ucapan selamat, doa, serta harapan agar seluruh alumni Pascasarjana UINSI Samarinda terus menjaga hubungan dengan almamater dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat.

Selamat kepada 141 lulusan Yudisium XXXV Pascasarjana UINSI Samarinda Tahun 2026. Semoga ilmu yang diperoleh menjadi ilmu yang berkah, bermanfaat, dan menjadi jalan untuk terus mengabdi kepada agama, masyarakat, bangsa, dan negara.

Humas Pascasarjana (I.m)