Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa Yang Unggul Dan Berdaya Saing, Pascasarjana UINSI Samarinda Gelar Seminar Internasional
SAMARINDA, PASCA NEWS,- Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda Menggelar Seminar Internasional dengan tajuk “The 1st International Postgraduate Conference (IPC-GITIS) on Global Innovation and Trends in Islamic Studies 2023”. Kegiatan berlangsung di Kampus 1 Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda tepatnya di Gedung Auditorium pada Kamis 07 September lalu.
Seminar Internasional Pascasarjana UINSI Samarinda merupakan kegiatan pertama di tahun 2023 dan akan menjadi agenda tahunan. Seminar Internasional Pascasarjana merupakan forum ilmiah untuk para akademisi baik untuk dosen maupun mahasiswa pada tingkat magister dan doktor, yang diprakarsai Pascasarjana UINSI Samarinda, dengan tema “Relegion, Innovation and Transformation In Digital Era”.

Meski dihadapkan dengan kondisi yang terbatas, namun dalam melaksanakan kegiatan ini penuh dengan totalitas, dengan menghadirkan 3 pembicara internasional yang kompeten di bidangnya yang didatangkan dari Negara Malaysia. Associate Prof. Dr. Jati Kasuma (Universiti Teknologi MARA Malaysia), Associate Prof. Dr. Nelson Lajuni (Universiti Malaysia Sabah), serta Dr. Yusman Bin Yacob (Universiti Teknologi MARA Malaysia). Hal ini diharapkan menjadi suatu capaian yang bagus sebagai awal Pascasarjana UINSI menuju kampus yang bereputasi internasional.
Kegiatan ini diharapakan dapat memberikan manfaat bagi peserta khususnya mahasiswa Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda secara keseluruhan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa yang unggul dan berdaya saing, dengan begitu ilmu-ilmu luar biasa dari pembicara-pembicara yang ada sangat bermanfaat untuk bekal mahasiwa di masa mendatang. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi salah satu ajang untuk menjalin hubungan (networking) dengan dunia pendidikan internasional serta dunia praktisi.

Narasumber pertama, Assc. Prof. Jati Kasuma menyatakan pentingnya kolaborasi peneliti antar bangsa untuk melakukan penelitian bersama dan naskah artikel untuk dapat diterima di jurnal terakreditasi internasional sangat diperlukan trik dan fokus pada masalah yang sensaional, harus memiliki novelty dan menggunakan metodologi yang disesuaikan dengan jurnal yang dituju.

Narasumber kedua, assc. Prof. Dr. Nelson Lajuni menjelaskan pada bab III dan bab IV tentang Desain penelitian Desain Pengambilan Sampel, Rencana pasti untuk memperoleh sampel dari populasi tertentu, Ukuran Sampel, sampel minimal, Instrumen dan Pengukuran, Prosedur Pengambilan Sampel, Memilih bagian dari populasi yang akan digunakan untuk menguji hipotesis tentang keseluruhan populasi.

Narasumber ketiga, Senior Lecture. Dr. Yusman bin Yacob menjelaskan pentingnya desain penelitian, Mengapa penelitian ini dilakukan?, Di mana penelitian akan dilakukan?, Jenis data apa yang diperlukan?, Di mana data yang diperlukan dapat diperoleh?, Periode waktu apa saja yang termasuk dalam penelitian ini?, Apa contoh desainnya?, Teknik pengumpulan data apa yang akan digunakan?, Bagaimana data akan dianalisis? dan dengan gaya apa laporan ini akan disiapkan?. (*).
