Promosi Doktor ke-19 UINSI Samarinda: Kontribusi Akademik untuk Pengembangan Pembelajaran Tahfidz Al-Qur’an
Pada sidang akademik yang berlangsung khidmat tersebut, promovendus Khumaini Rosadi mempertahankan disertasinya yang berjudul “Model Strategi Pembelajaran Tahfidz Al-Qur’an Berbasis Teori Pembelajaran Sosial dalam Perspektif Albert Bandura (Studi Multikasus di MAN Bontang dan SMA IT Yabis)”. Penelitian ini menawarkan pengembangan model pembelajaran tahfidz yang memadukan nilai-nilai pendidikan Islam dengan pendekatan teori pembelajaran sosial yang dikembangkan oleh Albert Bandura.
Ujian terbuka dipimpin oleh Prof. Dr. H. Zurqoni, M.Ag. selaku Ketua Tim Penguji, dengan menghadirkan Prof. Dr. Mudofir, S.Ag., M.Pd. sebagai Penguji Utama Eksternal. Turut hadir dalam tim penguji, Dr. H. Akhmad Ruslan Afendi, M.Ag., Dr. Mursyid, M.S.I., Prof. Dr. H. Mukhamad Ilyasin, M.Pd. selaku Promotor, Dr. Siti Julaiha, M.Pd. selaku Kopromotor, serta Dr. Hj. Fathul Jannah, M.S.I. sebagai Sekretaris Sidang.
Dalam pemaparannya, promovendus menjelaskan bahwa keberhasilan pembelajaran tahfidz Al-Qur’an tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individual peserta didik, tetapi juga dipengaruhi oleh lingkungan belajar, keteladanan guru, interaksi sosial, serta proses penguatan (reinforcement) yang menjadi bagian penting dalam teori pembelajaran sosial. Temuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi kontribusi akademik dalam pengembangan model pendidikan tahfidz yang lebih efektif, adaptif, dan relevan dengan tantangan pendidikan kontemporer.
Direktur Pascasarjana UINSI Samarinda, Prof. Dr. H. Mukhamad Ilyasin, M.Pd., menyampaikan bahwa penyelenggaraan ujian promosi doktor merupakan bagian dari komitmen institusi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memperkuat budaya akademik yang berorientasi pada riset dan inovasi. Menurutnya, setiap disertasi yang dihasilkan oleh mahasiswa doktoral diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya dalam bidang pendidikan Islam.
Ujian terbuka ini sekaligus menjadi momentum penting bagi Pascasarjana UINSI Samarinda dalam memperkuat eksistensinya sebagai pusat pengembangan kajian keislaman dan pendidikan yang unggul di tingkat regional maupun nasional. Melalui penelitian yang berbasis kebutuhan masyarakat dan perkembangan keilmuan mutakhir, lulusan doktor diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang berkontribusi terhadap kemajuan pendidikan dan pembangunan bangsa.
Dengan terselenggaranya ujian terbuka promosi doktor ke-19 ini, Pascasarjana UINSI Samarinda kembali menegaskan perannya sebagai lembaga pendidikan tinggi yang konsisten melahirkan akademisi, peneliti, dan pemimpin intelektual yang berintegritas serta berwawasan global.
Humas Pascasarjana (I.m)





