Upacara Pagi Pascasarjana UINSI Samarinda: Dr. H. Ahmad Ridani Tekankan Disiplin dan Rasa Syukur dalam Pengabdian
Pascasarjana UINSI NEWS – SAMARINDA – Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda kembali melaksanakan upacara pagi sebagai bagian dari upaya memperkuat kedisiplinan, tanggung jawab, dan integritas pegawai di lingkungan Kementerian Agama. Apel pagi tersebut dipimpin oleh Dr. H. Ahmad Ridani, M.M.
Dalam amanatnya, Dr. H. Ahmad Ridani menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT atas nikmat kesehatan dan kesempatan yang diberikan kepada seluruh pegawai sehingga masih dapat melaksanakan upacara pagi sekaligus menjalankan amanah dan tugas kedinasan.
“Pada pagi hari yang cerah ini, kita masih diberikan nikmat oleh Allah SWT sehingga dapat melaksanakan Upacara dan menjalankan tugas sebagai pegawai Kementerian Agama,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa upacara pagi tidak semata-mata merupakan kegiatan rutin kedinasan, tetapi juga menjadi bagian dari kebijakan pimpinan dalam membangun budaya kerja yang disiplin, profesional, dan bertanggung jawab.
Pelaksanaan Upacara di lingkungan UINSI Samarinda, termasuk Pascasarjana, merupakan bentuk implementasi kebijakan pimpinan dalam meningkatkan kedisiplinan serta kesiapan pegawai dalam melaksanakan tugas dan pelayanan akademik.
Menurutnya, kewajiban pegawai dalam menjalankan kedisiplinan memiliki landasan regulasi yang jelas, salah satunya Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil . Regulasi tersebut mengatur berbagai kewajiban PNS, termasuk menaati ketentuan kedinasan yang ditetapkan oleh pejabat yang berwenang.
Dalam konteks kelembagaan UINSI Samarinda, Rektor merupakan pimpinan universitas, sementara di lingkungan Pascasarjana kewenangan kepemimpinan berada di bawah Direktur Pascasarjana. Oleh karena itu, pelaksanaan apel menjadi salah satu bentuk kepatuhan terhadap kebijakan kedinasan sekaligus sarana membangun koordinasi dan kesiapan dalam menjalankan tugas.
Dr. H. Ahmad Ridani juga mengajak seluruh peserta apel untuk memaknai kegiatan tersebut tidak hanya dari perspektif kedinasan, tetapi juga dari sisi spiritual. Kehadiran dan kesempatan untuk menjalankan tugas merupakan nikmat yang patut disyukuri kepada Allah SWT.
“Upacara ini jangan hanya dimaknai sebagai kewajiban kedinasan, tetapi juga sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas rahmat dan kesempatan yang diberikan kepada kita untuk terus bekerja, mengabdi, dan memberikan manfaat,” pesannya.
Ia berharap kedisiplinan yang dibangun melalui kegiatan apel pagi dapat menjadi bagian dari budaya kerja yang terus diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Dengan kedisiplinan, integritas, dan tanggung jawab, seluruh pegawai diharapkan mampu memberikan pelayanan akademik dan administratif yang semakin baik.
Apel pagi kemudian ditutup dengan pesan untuk terus menjaga semangat pengabdian serta melaksanakan setiap amanah kedinasan dengan penuh tanggung jawab.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu ikhtiar Pascasarjana UINSI Samarinda dalam memperkuat budaya kerja yang profesional, disiplin, dan berorientasi pada peningkatan mutu layanan pendidikan tinggi keagamaan.
Humas Pascasarjana (I.m)



