Pascasarjana UINSI Samarinda
Pascasarjana UINSI

Rekonstruksi Metodologi dan Transformasi Digital Jadi Fokus Kuliah Umum Pascasarjana UINSI

Pascasarajana UINSI News – Program Pascasarjana UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda kembali menggelar Kuliah Umum akademik bagi mahasiswa Program Doktor (S3) dan Magister (S2) pada Rabu, 13 Mei 2026, bertempat di Lokal D1 Kampus 1 Jalan KH. Abul Hasan, Samarinda.

Kegiatan tersebut mengangkat tema “Akselerasi Riset Islamic Studies di Era Disrupsi: Rekonstruksi Metodologi dan Transformasi Digital Global” sebagai upaya memperkuat budaya akademik, pengembangan riset, serta respons perguruan tinggi Islam terhadap dinamika transformasi digital dan perkembangan ilmu pengetahuan global.

Kuliah umum secara resmi dibuka oleh Wakil Direktur Pascasarjana UINSI Samarinda, Prof. Dr. Khojir, M.S.I. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya penguatan riset keislaman yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, perubahan sosial, serta tantangan global di era disrupsi.

Menurutnya, perguruan tinggi Islam dituntut mampu melakukan rekonstruksi metodologi penelitian agar kajian Islamic Studies tetap relevan, inovatif, dan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan peradaban masyarakat modern.

“Transformasi digital harus menjadi peluang bagi pengembangan riset keislaman yang lebih progresif, kolaboratif, dan berorientasi global tanpa meninggalkan nilai-nilai akademik dan keislaman,” ujar Prof. Khojir saat membuka kegiatan.

Kuliah umum menghadirkan Direktur Pascasarjana UIN Antasari Banjarmasin, Prof. Dr. H. Mujiburrahman, M.A., sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa era disrupsi telah membawa perubahan besar dalam pendekatan penelitian dan produksi pengetahuan, termasuk dalam studi Islam.

Ia menekankan pentingnya penguatan metodologi riset berbasis multidisipliner, pemanfaatan teknologi digital, serta perluasan jejaring akademik internasional guna meningkatkan kualitas dan daya saing penelitian Islamic Studies di tingkat global.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pascasarjana UINSI dalam menciptakan atmosfer akademik yang produktif dan inovatif bagi mahasiswa maupun tenaga pendidik.

“Kuliah umum ini diharapkan mampu memperluas perspektif akademik mahasiswa S2 dan S3 serta memperkuat tradisi riset ilmiah yang relevan dengan perkembangan zaman,” ungkapnya.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari peserta yang aktif berdiskusi mengenai transformasi metodologi penelitian, tantangan digitalisasi akademik, hingga peluang pengembangan kajian Islam di tingkat internasional.

Melalui kegiatan tersebut, Pascasarjana UINSI Samarinda terus menunjukkan komitmennya dalam membangun tradisi akademik unggul serta mendorong pengembangan riset Islamic Studies yang adaptif, integratif, dan berdaya saing global.

Humas Pascasarjana (I.m)